Polres Pamekasan – Kepolisian Resort Pamekasan, Madura Jawa Timur, kembali melakukan giat patroli sekaligus razia balap liar, dalam giat tersebut puluhan pesonil Gabungan TNI-POLRI dikerahkan untuk melakukan himbauan dan menyisir tempat-tempat yang dijadikan ajang Balap Liar.
Kegiatan patroli dan razia balap liar kali ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pamekasan Kompol Moh Asrori Khadafi S.H, Jum’at (20/3/2020) dini hari.
Dalam kegiatan ini, Wakapolres Pamekasan Kompol Moh Asrori Khadafi S.H, memberikan pembinaan kepada klub motor yang berkumpul di Ex stasiun Jl. Trunojoyo mengimbau agar tertib dalam berlalu lintas dan tidak terlibat dalam balap liar karena sangat berbahaya bagi keselamatan pengendara bahkan berujung kecelakaan yang dapat menyebabkan kematian.
Selanjutnya, Patroli Gabungan TNI-POLRI menuju lokasi JL. Panglegur Kec. Tlanakan Kab. Pamekasan, karena berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan aktifitas pemuda diduga sering dijadikan tempat balap liar, suara knalpot bising dan tidak menggunakan lampu sehingga membahayakan warga sekitar saat melintas.
Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari, S.I.K., M.M. melalui Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah PS menyampaikan razia ini merupakan tindak lanjut keresahan dan laporan dari masyarakat yang merasa tidak nyaman. Karena aktifitasnya mengganggu yang pengendara lain.
Kedatangan petugas ke lokasi membuat kaget para pemuda namun berkat kesiapan petugas kelompok pemuda yang diduga akan balap liar tidak bisa berkutik kemudian dilakukan pemeriksaan baik kelengkapan surat pengemudi SIM, STNK dan juga kelengkapan kendaraan TNKP (plat nomor), kaca spion, ban dan knalpot.
Sekitar satu jam dilakukan penyisiran dilokasi, petugas mengamankan 16 (unit) sepeda motor yang tidak sesuai spektek / standar dan menggunakan knalpot brong serta beberapa pengendara belum memiliki SIM.
“ Puluhan sepeda motor dibawa ke Mapolres dan kemudian dilakukan pembinaan kepada pengendara yang rata-rata masih ABG ini sadar akan bahaya dari menggunakan motor yang tidak sesuai standar,“ ucap AKP Nining Dyah
Kasubbaghumas Polres Pamekasan menambahkan selain diberikan sangsi berupa tilang sebagai efek jera, bagi mereka yang ingin mengambil motor diwajibkan menunjukkan surat-surat lengkap dan mengembalikan sepeda motornya dengan spesifikasi standar yang sesuai ditetapkan.