Polsekpegantenan| Polrespamekasan- AS yang merupakan warga masyarakat Kecamatan pegantenan kab pamekasan terkonfirmasi positif terinfeksi virus covid19 . Proses evakuasi yang dilakukan oleh satgas Covid 19 di pegantenan cukup alot hingga melibatkan camat dan aparat kepolisian setempat agar mereka mau dibawa ke rumah sakit rujukan Covid19 di pamekasan.

AS yang lama merantau di Makasar ini kembali ke desanya di desa tebul timur kec pegantenan,setibanya di rumah team Covid 19 melaksanakan tracing rapid tes dan positif Corona ,kemudian yang bersangkutan dilakukan pemerikasaan swab untuk dikirim ke Jakarta untuk memastikan hasil laboratorium,selama menunggu hasil lab yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri di rumahnya. ODP ini juga tidak mengalami gejala klinis Corona, atau istilahnya Orang Tanpa Gejala (OTG) meskipun proses pemeriksaan ini tidaklah berjalan mulus dengan cara persuasif pihak satgas yang dibantu Polsek pegantenan akhirnya bisa membawa As ke rumah sakit Moh. Noer pamekasan.

Kapolsek pegantenan polres pamekasan AKP H.Junaidi SH mengatakan, selama proses isolasi diri itu, pihak Puskesmas pegantenan rutin memantau kondisi kesehatan di rumahnya.

” Akhirnya setelah hasil swab keluar dan menyakatan AS positif covid19 ,maka pihak puskemas pegantenan,dengan melibatkan pihak kecamatan dan Polsek pegantenan untuk mengavakuasi positif terinfeksi virus Corona dari rumahnya untuk mendapatkan perawatan medis di RS Moh.Noer Pamekasan”.

Kapolsek mengatakan dengan melalui pendekatan persuasif yang melibatkan semua pihak dan tokoh yang ada,akhirnya AS dan piha keluarga sepakat untuk diisolasi di rumah sakit.
Meskipun sempat terjadi debat kusir , mulai tadi malam hingga saat ini Kamis,30/4/2020.

Dengan pengawalan Polsek pegantenan akhirnya pihak puskesmas pegantenan,sekira pukul 10.30 wib menjemput AS untuk dibawa ke rumah sakit,guna mendapatkan perawatan ungkap kapolsek

“Apa yang kami lakukan ini,ntuk kebaikan dan keselamatan bersama,jadi harusnya pihak keluarga mendukung upaya team medis bukan sebaliknya menjadi penghalang untuk mendapatkan kesembuhan”pungkasnya (Hms).