Polsekpegantenan| Polrespamekasan- Musyawarah Desa (Musdes), terkait validasi dan penetapan kartu keluarga (KK), calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2020 di desa bulangan timur, digelar pada hari ini yang di pimpin oleh camat pegantenan Benny Hendriyanto SSTP,dan didampingi oleh Wakapolsek pegantenan IPDA H. Heri Siswanto SH dibalai desa ,senin (4/05).

Hadir pada saat itu, Bhabinkamtibmas Bripka Haris hy , Babinsa,kepala desa Salehoddin, Pendamping Desa, BPD, Perangakat Desa , Tokoh Masyarakat desa bulangan timur.

Dalam sambutannya kapolsek pegantenan AKP H.Junaidi SH melalui Waka Polsek menjelaskan ,tujuan pelaksanaan BLT dari Dana Desa ini, untuk menjaga daya beli masyarakat desa. Sasarannya, keluarga miskin yang belum tercaver Program Keluarga Harapan(PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Jelas Ipda Heri.

Kegiatan musyawarah desa khusus ini, terkait bantuan pemerintah dalam bentuk pemberian BLT kepada masyarakat yang bersumber dari Dana Desa, hal perlu dilakukan untuk memastikan data penerima BLT ini valid dan tidak terjadi tumpang tindih penerimaan bansos dari pemerintah. Adapun besaran dana yang akan diterima oleh per KK sebesar Rp 600 ribu rupiah.

“Bantuan tersebut tidak berkelanjutan, tetapi cuma selama 3 bulan selama Covid-19. Karena bantuan itu, di ambil dari dana desa otomatis akan mengurangi kegiatan yang lain, terutama kegiatan fisik”.jelas wakapolsek.

Saya berharap agar kepala desa juga kooperatif dalam memberikan data masyarakat penerima BLT sehingga ,masyarakat penerima bantuan ini bisa tepat sasaran.kita dilapangan juga akan pastikan masyarakat yang menerima bantuan langsung tunai ini sudah tepat sasaran.

Aturan hukumnya sudah ada ,jadi jangan sampai ada penyelewengan penggunaan dana BLT ini di tengah Pandemi Covid-19,karena bisa dipastikan pelaku dituntut hukuman kurungan seumur hidup,dan kita berharap semua jajaran pemerintahan bisa bersama sama melawan dan mengatasi Pandemi Covid-19 ini. jelas wakapolsek. (Hms)