Polres Pamekasan – Kepolisian Resort Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar Konferensi Press ungkap kasus tindak pidana Kriminalitas, bertempat di ruang Reskrim Polres Pamekasan, Selasa (12/5/2020)
Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari, S.I.K., M.M. didampingi Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Andri Setya Putra,SH.MH dan Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah PS menjelaskan kepada awak media bahwa Polres Pamekasan berhasil mengamankan 5 orang pelaku dalam berbagai kasus yaitu Kasus curanmor R2, Curanmor R4 dan Pencurian Traktor.
Dalam konferensi pers, Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari, S.I.K., M.M. mengatakan bahwa para pelaku yang diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda.
“ Selama beberapa minggu ini kita berhasil mengamankan 5 orang pelaku kasus tindak pidanan kriminalitas, 3 orang pelaku curanmor R2 an.Lutfi (33) Warga Ds. Bajur, Kec. Waru, Kab. Pamekasan an. Hasmaoni (41) Warga Ds. Bindang Kec. Pasean Kab. Pamekasan dan an. Fawaid (28) Warga Ds. Payudan, Kec. Guluk-Guluk, Kec. Sumenep dengan barang bukti 1 unit sepeda motor merek VIVA X 100 No.pol : M 6752 C, 1 unit sepeda motor yamaha jupiter No. Pol : M 6113 AD dan 1 unit sepeda motor yamaha N-Max No.Pol : M 4733 BY “, ungkapnya
Kapolres Pamekasan menambahkan, Polres Pamekasan juga berhasil mengamankan 1 orang pelaku curanmor R4 an. Syawal Hidayat (Revidivis), (28) warga Kel. Rong Tenga Kec/Kab. Sampang dengan barang bukti 1 unit mobil Toyota Agya L 1721 TG dan 2 orang pelaku pencurian Traktor an. Moh Tollib (38) Warga Sana Laok Kec. Waru Kab. Pamekasan dengan barang bukti 1 unit cultifator qiuik cakar baja/traktor jenis angine honda GT 200 TH.
Dua orang pelaku curanmor R2 dan R4 an. Fawaid (28) dan an. Syawal Hidayat (Revidivis), (28) saat dilakukan penangkapan berusaha melarikan diri dan melawan petugas, sehingga petugas memberi tembakan peringatan dan melakukan tindakan terukur dengan menembak di bagian kaki kemudian tersangka berhasil ditangkap. Ucapnya
Untuk kasus tersebut para pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.