TRRIBRATANEWS.POLRESPAMEKASAN, Polsek Waru – Anggota SPKT-1 Polsek Polsek Waru Polres Pamekasan, bersama Piket Siaga Koramil 10/0826 Waru dengan sigap segera menanggapi dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) telah ditemukannya seseorang meninggal dunia di secara tiba-tiba di trotoar Jalan raya pasar Polowijo Kecamatan Waru, tepatnya di depan sebelah timur Mesjid Jamik Nurul Huda, Dusun Tobalang-II, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Pamekasan, Kamis pagi (05/12/2019).

Warga yang mendapatkan informasi tentang adanya penemuan mayat tersebut segera meneruskan informasi tersebut ke piket siaga Polsek Waru yang diterima oleh Bripka Hendra Akbar dan segera mendatangi TKP bersama dengan unit ResIntel, tim medis dari Puskesmas Waru dan Piket Siaga Koramil 10/0826 Waru Sertu Nasrudin.

Korban diketahui bernama SLAMET RIYADI, (55.thn), alamat Dsn.Tengah, Ds.Tlonto Ares, Kecamatan Waru, yang berprofesi sebagai tukang ojek pasar Waru, dan diketahui setiap sehari-harinya mengantarkan di pagi hari.

Menurut keterangan para saksi, kejadian berawal kedatangan korban mengantar penumpang ke pasar waru, setelah itu duduk2 untuk beristirahat dan kemudian korban mengeluh lelah dan merasa sesak nafas.

Setelah beberapa saat sekitar pkl 05.45 wib, korban hendak berdiri utk melanjutkan pekerjaannya ngojek, namun seketika juga langsung tersungkur tidak sadarkan diri dan dinyatakan Meninggal Dunia oleh para saksi warga sekitar dilokasi tersebut.

Para saksi yang berada dilokasi tersebut segera melaporkan kejadian ke Mapolsek Waru, dan setibanya dilokasi petugas Polsek dibantu warga mengevakuasi korban ke dalam Mesjid Jamik Nurul Huda, sambil diperiksa oleh Tim medis dan menunggu kedatangan keluarga korban.

Sedangkan menurut keterangan dari pihak keluarga yg mendatangi lokasi yakni Sdr.SADILI dan Sdr.MAHRUS, mengatakan bahwa korban mempunyai riwayat sakit TBC., Selanjutnya korban di evakuasi kekediaman oleh keluarganya dibantu kerawat Desa, Petugas Polsek dan Koramil Waru.

Kapolsek Waru AKP Akh. Jauhari Anwar, S.H. menerangkan bahwa meninggalnya Korban an. SLAMET RIYADI murni karena penyakit yang dideritanya, hal ini dikuatkan dengan berbekal dari keterangan para saksi kejadian yang mengenali korban, serta keluarga sanak famili yang mendatangi TKP pada saat kejadian, serta menerima peristiwa tersebut menerima sebagai musibah serta menyatakan tidak perlu dilakukan otopsi dan korban akan segera dimakamkan

“Saat ini pihak keluarga korban sudah menerima kajadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak untuk dilakukan otopsi, selanjutnya korban kami serahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan” tambah AKP Akh. Jauhari.

(Humas Polsek Waru-Pamekasan)