Ancaman penyebaran paham radikal terorisme di Indonesia memang harus terus di antisipasi dan diwaspadai dengan melalui tindakan pencegahan, sehingga paham yang masuk tidak berlanjut nenjadi aksi tak terkecuali seperti upaya cegah atau tangkal radikalisme yang dilakukan oleh Waka Polsek Kadur IPDA LULUT WIBOWO dan BRIPKA ARIK RISKIAWAN dengan melakukan pendekatan persuasif kepada warga Dusun Tangkel Desa Kertagena Tengah, sewaktu Ghi-Lengghian di warkop, Jum’at (20/12/2019) pukul 09.50 Wib,

Dalam sambangnya yang dilaksanakan oleh Waka Polsek dan salah satu anggota tersebut, untuk cegah atau tangkal radikalisme menyasar pada pok agamis yakni pemahaman yang sempit terhadap agama yang dianutnya, pahami konsep mati syahid, jihad dan kafir secara benar serta ingin mendirikan ideologi negara agama, dan juga terhadap pelajar yakni rendahnya tingkat pendidikan,

Selain itu, Waka Polsek menambahkan dan menyampaikan ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah paham radikalis terorisme yang betkembang di masyarakat diantaranya memperkenalkan ilmu pengetahuan, memberikan pemahaman ke ilmuwan yang benar tentang nilai-nilai pancasila, meminimalisir kesenjangan sosial, menjaga persatuan dan kesatuan, mendukung aksi perdamaian serta berperan aktif masuknya paham radikalisme dan terorisme,”tambahnya”.