Polres Pamekasan – Kepolisian Resort Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar Konferensi Press Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Pencurian HP dan Pencabulan, bertempat di Gedung Bhayangkara Polres Pamekasan, Jum’at (17/1/2020).

Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari, S.I.K., M.M. didampingi Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Andri Setya Putra,SH.MH dan Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah PS menjelaskan kepada awak media bahwa awal tahun 2020 ini, Polres Pamekasan berhasil ungkap 12 (Dua Belas) kasus tindak pidana.

8 (selapan) kasus Narkoba dengan 9 tersangka, 3 tersangka pengguna berinisial AFA, laki-laki,  (27 Th) warga Desa Nagguen, Kec. Larangan, MDS, Laki-laki (15 Th) warga Desa Grujugan, Kec. Larangan, MH, laki-laki (28 Th) warga Desa Grujugan, Kec. Larangan, sedangkan 6 tersangka lainnya sebagai pengedar, berinisial MAP, laki-laki (24 Th) Warga Desa Tanjung, Kec. Camplong, IA, laki-laki (22 Th), warga Desa Legung Timur, Kec. Batang-Batang, S, laki-laki (45 Th) warga Desa Campor, Kec. Proppo, R, laki-laki (32 Th) warga Desa Tanjung, Kec. Camplong, MD, laki-laki, (21) warga Desa Proppo Kec. Proppo dan AP, laki-laki (30 Th) Warga Asrama Paldam Jl. Jokotole Pamekasan, Barang bukti Shabu 8,06 gr dan Pil logo Y 16 Butir.

Kapolres Pamekasan menambahkan, untuk kasus pencurian Hp ada 3 Kasus dengan 4 tersangka berinisial AZ, laki-laki (17 Th) warga Desa Bilaan, Kec. Proppo, ARH, laki-laki (21 Th) warga Desa Gulumanjeng, Kec. Bluto, WSW, perempuan (17 Th) warga Desa Majungan, Kec. Pademawu dan CN, perempuan (17 Th) warga Desa Tanjung, Kec. Pademawu.

“ dan 1 Kasus persetubuhan dengan tersangka 1 berinisial MF, Laki-laki, (21 Th) Warga Dsn. Pandian Ds. Seddur, Kec. Pakong Kab. Pamekasan dan 1 kasus curanmor dengan tersangka SA, laki-laki (22 Th) Warga Desa Penagguan Kec. Proppo“. Jelas Kapolres Pamekasan

Untuk tersangka kasus shabu dikenakan pasal 112 (1) sub 114 (1) jo 127 UU no. 35 Th 2009 tentang Narkotika dan kasus Pil dikenakan pasal 196 jo 98 (2) UURI No.36 Th 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 Tahun s/d Seumur Hidup.

Sedangkan Kasus Curanmor dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun, kasus pencurian Hp dikenakan Pasal 362 KUHP an ncaman Hukuman Pidana paling lama 5 tahun denda Rp. 900.000,- dan kasus persetubuhan dikenakan Pasal 81 ayat (2) Jo pasal 76D subs pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76E, UU RI no. 17 th 2016 ttg perppu Uu no 1 tahun 2016 ttg perubahan kedua atas UU RI no. 23 th. 2002 ttg perlindungan anak menjadi UU, ancaman hukuman max. 15 tahun dan minimal 5 tahun