POLSEKWARU.POLRESPAMEKASAN, Bajur – Waka Polsek Waru Ipda Gunarto, bersama Ipda Zainollah Kanit Reskrim dan 4 (empat) anggota Polsek Waru dengan didampingi Tomas dan perangkat Desa Bajur melakukan mediasi dan musyawarah penyelesaian masalah terkait sengketa tanah (Jual Kembali/Gadai) pihak sdr.Matsalam Dsn.Beranggun Ds.Bajur dengan sdr.Asmui Cs Dsn.Sa’asa Ds.Tampojung Tenggina Kec.Waru, Selasa (14/01) lalu.

Dirumah Kadus Dsn.Barangun Ds.Bajur Kec.Waru An.Rohadi, dijadikan tempat sebagai lokasi netral untuk mengadakan mediasi musyawarah sengketa tanah jual kembali (gadai) tersebut. Hadir dalam giat tersebut, Kades Bajur Bpk.Saiful Bahri, Babinkamtibmas Bajur Bripka Kusnandar, Kadus Dsn.Beranggun Bpk.Rohadi, sdr.Asmui.cs (Pihak Pelapor) dan sdr.Matsalam.cs (Pihak Terlapor).

Waka Polsek Waru Ipda Gunarto, Kanit Reskrim Ipda Zainollah, beserta anggota didampingi Kades dan Tomas, dikediaman Kadus Beranggun, Desa Bajur. – TRIBRATANEWS.POLRESPAMEKASAN.ID/HKPW

Bapak Saiful Bahri selaku Kades Bajur, mengatakan, bahwa “Pihak Desa Bajur dan Tampojung Tenggina (Kades Beserta Perangkat Desa) telah melakukan upaya musyawarah penyelesaian sengketa tanah tersebut sebanyak 2 (dua) kali mediasi, namun masih belum menemukan solusi yang optimal, sehingga memerlukan bantuan dari pihak petugas Kepolisian Polsek Waru.

Sementara itu Ipda Gunarto yang hadir mewakili Kapolsek Waru AKP Akh. Jauhari Anwar, S.H., mengharapkan, agar permasalahan sengketa tanah antara pihak sdr.Asmui.cs dan sdr.Matsalam.cs yg lokasi tanahnya berada di Dsn.Barangun Ds.Bajur Kec.Waru blok : 23 agar diselesaikan secara musyawarah mufakat dan jangan sampai permasalahan ini sampai ke proses hukum atau main hakim sendiri, apalagi kedua belah pihak masih ada hubungan saudara selain itu agar hubungan kekeluargaanya tidak retak dan tetap terjalin silaturahmi yang baik serta untuk menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Waru”, paparnya.

Penandatanganan Surat Pernyataan Hasil Mediasi Musyawarah Sengketa Tanah Jual Kembali (Gadai) oleh kedua belah pihak, dikediaman Kadus Beranggun. – TRIBRATANEWS.POLRESPAMEKASAN.ID/HKPW

Hasilnya, kedua belah pihak sdr.Asmui.cs dan sdr.Matsalam.cs menyetujui permasalah sengketa tanah tersebut diselesaikan secara musyawarah dengan ketentuan pihak sdr.Matsalam.cs meminta uang ganti rugi atas sewa tanah senilai dan tempo waktu yang sudah ditentukan kepada pihak sdr.Asmui.cs. “hasil mediasi musyawarah tersebut dibuatkan surat pernyataan bermaterai dan ditandatangani oleh Pihak Ke-1 sdr.Ahmad Salam.cs dan pihak ke-II sdr.Asmuni.cs dan disaksikan oleh Bpk.Essin, Bpk.Murawi, Kadus Dsn.Barangun Bpk.Rohadi dan mengetahui Kades Bajur Bpk.Saiful Bahri”, pungkas Ipda Zainollah Kanit. Reskrim Polsek Waru.

Sampai acara Mediasi dan Musyawarah sengketa tanah jual kembali (Gadai) ini berakhir, dengan situasi yang lancar dan kondusif.

(Humas Polsek Waru-Pamekasan)