POLSEKWARU.POLRESPAMEKASAN, Bajur – Aiptu Tri Purwanto, Ps.Kanit Intelkam Polsek Waru Polres Pamekasan, selalu berperan aktif dalam melaksanakan deteksi dini serta menggali informasi di wilayah hukum tempat tugasnya, guna cegah segala bentuk potensi gangguan dan kerawanan kamtibmas yang akan timbul dan menjadi ancaman, Senin (20/01) hari ini.

Selain Bhabinkamtibmas, unit Intelkam Polri merupakan garda terdepan guna mendeteksi segala bentuk potensi gangguan kamtibmas, anggota Intelkam harus bisa melakukan predikat, analisa dan membuat produk yang nantinya akan disajikan kepada pimpinan sebagai referensi pimpinan untuk mengambil suatu keputusan atau kebijakan guna memelihara kamtibmas di wilayah hukum masing-masing.

Aiptu Tri Purwanto, Ps.Kanit Intelkam Polsek Waru-Pamekasan, Laksanakan Penggalangank mediasi konflik sosial masyarakat, Dsn.Beranggun, Ds.Bajur, Kec.Waru – TRIBRATANEWS.POLRESPAMEKASAN.ID/KHPW

Seperti halnya yang dilakukan saat sambang dan pantau kegiatan mediasi konflik sosial masyarakat, tentang permasalahan gadai / jual kembali tanah di Dusun Berangghun, Desa Bajur, Kecamatan Waru, menurutnya “Konflik sosial masyarakat permasalahan tanah tidak saya prediksikan tidak akan selesai serta merta begitu saja, maka dari itu perlu dilakukan penyelidikan, pengamanan dan penggalangan guna antisipasi ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus untuk memperoleh informasi terkait perkembangan situasi terkini, dengan melakukan berbagai cara untuk menggalang warga masyarakat guna memperoleh informasi – informasi peting”, paparnya.

Sambang, silaturahmi, komunikasi serta kordinasi secara rutin dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun tokoh pemuda guna meningkatkan sinergitas dengan Polri, sehingga diharapkan peran para tokoh masyarakat tersebut  bisa membantu upaya Kepolisian dalam mengantisipasi dan  meminimalisir adanya konflik sosial yang terjadi di wilayah hukum Polsek Waru Polres Pamekasan.

“Diharapkan kegiatan Lidik, PAM.Tup dan Penggalangan yang kami laksanakan dapat mencegah segala macam potensi gangguan kamtibmas, serta dapat meniadakan segala bentuk gangguan kamtibmas, utamanya konflik sosial masyarakat tentang permasalahan tanah ini, dikarenakan kultur yang ada di Madura ini sangat rentan dan rawan apabila sudah menyangkut masalah hak milik atau hak pakai tanah”, pungkas Aiptu Tri Purwanto.

(Humas Polsek Waru-Pamekasan)