Polsekpegantenan| Polrespamekasan – Kasus penganiayaan dengan senjata tajam (sabit rumput) kembali terjadi di wilayah hukum Polsek pegantenan polres pamekasan,Selasa 21/1/20 sekira jam 16.30 wib. Personil Polsek pegantenan langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) Penganiayaan yang menimpa misnati (33) di dusun selatan desa bulangan barat kec.pegantenan kab.pamekasan,oleh Mukin atau p.ilyas (70) yang berasal dari desa bulangan branta kec.pegantenan kab.pamekasan.

Tak ayal kejadian yang menimpa misnati ini dilakukan oleh iparnya sendiri (Mukin),yang memang mengalami gangguan jiwa kambuhan,gejala kambuhnya gangguan jiwa ini sudah terlihat beberapa hari yang lalu sebelum kejadian ini terjadi.

Kejadian ini berawal pada saat Mukin atau p. Ilyas ini hendak mencari rumput di ladangnya di desa bulangan barat, namun didalam perjalan ketika melintas dirumah iparnya atau misnati terpintas dirinya kangen dengan Rizal sang cucu,yang saat ini diasuh oleh misnati.

Pada saat dirinya bertemu dengan Rizal dan Mukin memanggil nya ,Rizal malah melarikan diri, sehingga dirinya pun mengejar sang cucu,setelah dipematang sawah miliknya ,ia bertemu dengan misnati saat mengambil kedondong milik Mukin, maka seketika itu , mukin menyabetkan sabit rumputnya kearah misnati.

Akibat kejadian itu misnati dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis,setelah mengalami luka bacok pada punggung kiri dan kanan serta pada bagian paha kanan luar.

Kapolsek pegantenan polres pamekasan AKP H.Junaidi ,S.H.,mengatakan personel Polsek pegantenan langsung mengamankan pelaku yang dibantu oleh masyarakat,dan mengevakuasi korban,dan korban sudah dibawa pulang kerumahnya sesaat setelah mendapatkan perawan medis,jelasnya.

Sementara untuk Mukin karena mengalami gangguan jiwa di amankan keluarga untuk mencegah terjadinya hal serupa ,hingga dilakukan pengobatan medis untuk menangkan dirinya.

Hingga saat ini , kejadian penganiayaan diselesaikan secara kekeluargaan mengingat keduanya masih terikat hubungan saudara,dan keluarga korban bisa menerima dan memaklumi keadaan pelaku,karena mengalami gangguan jiwa.

Kedua keluarga termasuk kepala desa ,yakni kades bulangan barat (h.faisol) dan kades bulangan branta( Muhalli) telah dikumpulkan dan diberikan problem solving oleh Bhabinkamtibmas Bripka Didik Purnomo, dan Bripka shopian anwar , untuk penyelesaiannya ,sehingga kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan,dan Alhamdulillah situasi di wilayah Polsek pegantenan polres pamekasan saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.(red/@al)