Polres Pamekasan – Salah seorang warga Dusun Bates Timur Desa Ponjanan Timur Kecamatan Batumarmar Kabupaten Pamekasan, Sahraton (54Th) Warga Dsn. Bates Timur, Ds.Ponjanan Timur, Kec. Batumarmar, Kab. Pamekasan, diamankan polisi karena membawa senjata api (senpi) ilegal dan senjata tajam.

” Sahraton (54Th), residivis yang dengan sengaja membawa senpi dan senjata tajam berupa pisau untuk jaga diri karena pada tahun 1991 pernah terlibat perkara pembunuhan di Kabupaten Sampang dan telah menjalani hukuman selama 12 tahun penjara,” ungkap Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari saat konferensi pers di Gedung Bhayangkara Mapolres, Sabtu (01/02/2020).

Djoko Lestari menjelaskan, bahwa penagkapan dilakukan pada hari Rabu (22/01/2020) sekira pukul 20.00 WIB di Jalan Raya Simpang 3 Sotabar Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan.

“Dari pengakuan tersangka, sejata api rakitan tersebut dibeli dari tetangganya inisial K yang telah meninggal dunia sekitar 3 tahun yang lalu. Barang bukti disita oleh penyidik dan tersangka ditahan di rutan Polres Pamekasan guna proses penyidikan,” ungkapnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi berupa tas kain warna abu-abu, senjata api rakitan warna hitam, 5 butir amunisi senjata api, pisau ukuran 18 cm, sarung pisau, dan sepeda motor Yamaha Vega Nopol. M 2713 AO warna silver kombinasi biru.

Tersangka dikenakan pasal 1 ayat (1) dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun, dan pasal 2 ayat (2) UU Darurat No. 12 Tahun 1951dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun.