POLSEKWARU.POLRESPAMEKASAN, Tampojung Ghuwe – Kapolsek Waru AKP Akh. Jauhari Anwar, S.H., menuturkan saat ini pihaknya tengah intens menurunkan anggota jajarannya untuk memberikan pesan dan himbauan kamtibmas agar faktor kriminatif kriminogen merebaknya isu santet di wilayah Desa Tampojung Ghuwe, Kecamatan Waru tak berkembang menjadi ancaman faktual.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Wakapolsek Waru Ipda Gunarto, Sabtu (08/02) siang, melaksanakan sambang dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat an. Bapak Zaini, dalam rangka menjalin kerjasama untuk meredam merebaknya isu penyakit yang disebabkan oleh ilmu hitam di Desa Tampojung Ghuwe menjadi gangguan kamtibmas dan atau konflik sosial.

“Kami ajak bapak selaku tokoh masyarakat untuk meluruskan dan memberikan penjelasan kepada warga, agar tidak mudah terpengaruh isu provokatif yang meresahkan warga, tentang ilmu hitam yang dapat menimbulkan penyakit namun tidak bisa dibuktikan secara medis, karena hal tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial”, imbaunya.

Polsek Waru sendiri kini mengerahkan Babhinkamtibmasnya dan unit intelkam karena tak ingin kecolongan aksi masa berlebih, hembusan demi hembusan mulut satu kemulut yang lain, tak berkesudahan hingga merebak suara sumbang atas tuduhan tak bertuan mengatasnamakan “katanya”, hal tersebutlah yang diantisipasi oleh pihak Kepolisian untuk berjaga atas aktor praduga dibalik isu yang berkembang.

Sebagai pencegahan lebih lanjut, Polsek Waru tetap melakukan patroli  dan memantau perkembangan yang terjadi di masyarakat Desa Tampojung Ghuwe, Kecamatan Waru, agar situasi tetap dalam keadaan kondusif.

(Humas Polsek Waru-Pamekasan)