POLSEKWARU.POLRESPAMEKASAN, Waru Barat – Salah satu dari agenda prioritas pemerintah dan Polri adalah melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya. Untuk mencapai tujuan tersebut yakni good governance serta aparatur negara yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), Seksi Pengawas (Siwas) Polres Pamekasan, kunjungi Polsek jajaran yang salah satunya adalah Polsek Waru, guna menggelar sosialisasi pengendalian gratifikasi dan benturan kepentingan. Selasa (11/02) siang.

Iptu Bala Hananto selaku Kasiwas Polres Pamekasan, hadir bersama anggotanya dan memberikan sosialisasi ini dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota tentang gratifikasi dan benturan kepentingan, menguraikan proses pelaporan, aspek pencegahan dan penindakan, serta pengenalan sistem pengendaliannya, dengan didampingi langsung oleh Kapolsek Waru AKP Akh. Jauhari Anwar, S.H., Wakapolsek Waru Ipda Gunarto dan diikuti oleh anggota Polsek Waru yang merupakan jajaran Polres Pamekasan.

Iptu Bala Hananto, Selaku Kasiwas Polres Pamekasan berikan sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dan Benturan Kepentingan kepada Anggota Polsek Waru. – TRIBRATANEWS.POLRESPAMEKASAN.ID/KHPW

Pada kesempatan itu Kasiwas Polres Pamekasan menjelaskan, sebagai aparatur keamanan, anggota Polri harus merubah paradigma tentang pengertian gratifikasi, karena selama ini banyak yang berpikiran bahwa gratifikasi yang termasuk tindak pidana korupsi adalah yang merugikan atau menggunakan uang negara, padahal sebenarnya segala bentuk penerimaan uang, barang, fasilitas, diskon atau rabat baik yang diterima secara langsung maupun tidak langsung dan berhubungan dengan jabatan atau kewenangan sebagai aparatur pemerintah adalah bentuk dari gratifikasi.

“Apabila terdapat dugaan tindak gratifikasi yang diberikan maka upaya pencegahan pertama adalah dengan menolak pemberian tersebut, apabila sudah terlanjur kita menerimanya maka dalam 30 hari kerja hal tersebut harus dilaporkan ke KPK dengan mengisi formulir laporan dan pihak pelapor akan menerima Surat Keputusan (SK) dari KPK tentang pelaporan atas dugaan pemberian gratifikasi tersebut. Selain itu manfaat dari pelaporan gratifikasi diantaranya adalah melepas ancaman hukuman pidana terhadap penerima, cerminan integritas individu, memutus konflik kepentingan serta sebagai “self assessment” bagi aparatur untuk melaporkan penerimaan gratifikasi”, papar Kasiwas.

Kapolsek Waru AKP Akh. Jauhari Anwar, S.H. dampingi Kasiwas Polres Pamekasan dan berikan arahan kepada anggotanya. – TRIBRATANEWS.POLRESPAMEKASAN.ID/KHPW

Sementara itu Kapolsek Waru AKP Akh. Jauhari Anwar, S.H., mengajak seluruh anggotanya untuk menjadi pribadi yang bersih, jujur, amanah dan berintegritas dalam melaksanakan tugas, serta mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan sehingga dalam melaksanakan tugas tidak akan dihadapkan pada masalah-masalah hukum khususnya tindak pidana korupsi, dan pelanggaran disiplin lainnya.

(Humas Polsek Waru-Pamekasan)