Polres Pamekasan – Bagi para pemohon SIM yang selalu gagal/tidak lulus di uji praktek, Satlantas Polres Pamekasan memiliki program Khusus yaitu memberikan pelatihan Praktek Uji SIM Gratis.

Pelatihan Praktek Uji SIM yang dikenal dengan “ PETIS “ ini, adalah salah satu Program Kapolres Pamekasan yaitu BUS KOTA, yang mana tujuannya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tidak lulus Ujian Praktek khusunya di bidang pelayan Satpas SIM untuk mensukseskan pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM di Polres Pamekasan.

Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari, S.I.K., M.M. melalui Kasatlantas AKP Didik Sugiarto SH. mengatakan, “Program PETIS ini untuk membantu masyarakat pemohon SIM. Sehingga, bisa lulus saat mengikuti ujian praktek, dan masyarakat pemohon SIM yang mengikuti program PETIS dibimbing langsung tim penguji. “Tim penguji telah mengantongi sertifikat”.

Kasat Lantas Polres Pamekasan menambahkan, masyarakat yang mengikuti program PETIS tidak dipungut biaya. “Gratis. Yang ingin mendaftar, langsung ke Satpas Satlantas Polres Pamekasan atau bisa daftar di loket pelayanan pendaftaran SIM di BPS (Ball Picker Service) yang beroperasi setiap Minggu pukul 06.00-08.00. Selama car free day di arek lancor,” ulasnya

PETIS digelar setiap Jum’at pukul 13.00, bertempat di Kantor Lantas Jl. Nyalaran Kab. Pamekasan.

Setelah mengikuti PETIS, para pemohon SIM diharapkan bisa memiliki gambaran dan mengevaluasi diri untuk mempermudah memperoleh SIM. Sehingga bisa lulus ujian praktek. Rata-rata, pemohon SIM yang baru pertama kali mengikuti ujian praktek pasti gagal. Supaya bisa lulus, pemohon SIM biasanya harus mengulang tiga hingga empat kali.

Karena bolak-balik ujian praktek, itu membuat pemohon SIM jenuh. Tidak sedikit yang berhenti mengikuti ujian. Bahkan, menyalahkan polisi karena mempersulit proses pembuatan SIM. Padahal, uji praktek tersebut merupakan standar dan diberlakukan di seluruh Indonesia. Jelas Kasat Lantas