Polsek Pamekasan-Polres Pamekasan. Rabu, 19/2/2020. Dalam upaya mengantisipasi adanya aksi penolakan berdiri dan beroperasinya Gedung Kota Cinema Mall dan Issue aksi penculikan anak yang telah meresahkan warga masyarakat Kab. Pamekasan, Kapolsek Pamekasan AKP. PURYANTO, SH. menyambangi sejumlah Warga Desa Teja timur guna memberikan himbauan kamtibmas.

Beberapa pekan terakhir ini Kabupaten Pamekasan dihebohkan dan diresahkan dengan adanya 2 (Dua) kejadian yang meresah kan Warga masyarakat Kab. Pamekasan diantaranya :

a. Pro dan Kontra adanya aksi penolakan berdirinya dan beroperasinya Gedung Kota Cinema Mall (KCM) di Kab. Pamekassan, yang oleh Pihak kontra Ormas Islam Front Pembela Islam (FPI) dan Laskar Pembela Islam (LPI) secara Aspek Keislaman dianggap tempat bersarangnya maksiat dan tidak sesuai dengan kearifan lokal dimana Pamekasan yang dikenal sebagai Kota Gerbang salam seakan tercoreng denga adanya Gedung tersebut.
b. Issue Upaya aksi Penculikan anak yang terjadi dibeberpa tempat diwilayah kabupaten Pamekasan, telah membuat resah dan menyebar luas dikalangan masyarakat, salah satunya yang terakhir Issue penculikan anak dikelurahan Parteker Kec/Kab. Pamekasan.

Pada Kesempatan tersebut Kapolsek Pamekasan AKP. PURYANTO, SH. Menegaskan kepada Warga masyarakat Desa Teja timur, agar tidak ikut ikutan terprovokasi melakukan aksi yang melanggar undang undang, lebih lanjut Kapolsek Pamekasan menyampaikan agar masyarakat tidak terpengaruh dengan adanya upaya aksi penculikan anak yang selama ini terjadi dan menyebar luas dikalangan masyarakat, perlu diketahui bahwa faktanya sampai saat ini tidak ada satpun dari keluarga korban yang melapor kepihak kepolisian baik Polres maupun Polsek, Jadi diharapkan masyarakat tetap tenang. Hal ini dilakukan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman kondusif.