Polsek Pamekasan – Polres Pamekasan News. Rabu, 18/3/2020. Merebaknya penyeberan Virus Corona atau Covid-19 Pemerintah Pusat maupun daerah melakukan kebijakan Lockdown dengan meliburkan Sekolah, Pegawai ASN maupun Karyawan BUMN selama 14 hari kedepan, hal ini dilakukan sebagai upaya mengurangi Mobilisasi pergerakan masyarakat dari satu tempat ketempat lain dan menjauhi tempat berkumpul maupun kerumanan massa (Jaga jarak).

Menyikapi Hal tersebut Kapolsek Pamekasan AKP. DAKY DZUL QORNAIN, SH. Memerintahkan Anggotanya melakukan operasi kebeberpa Toko Sembako untuk monitor kemungkinan adanya kenaikan harga maupun Penimbunan Sembako yang dilakukan oleh Orang tidak bertanggung jawab yang sengaja mengambil keuntungan dengan memanfaatkan masa lockdown sehinggga berdampak pada mahal dan langkanya Bahan sembako sehingga menimbulkan keresahan dikalangan warga masyarakat.

Dalam Pelaksanaan Operasinya Kapolsek AKP. DAKY DZUL QORNAIN, SH, membagi peran Tugas dengan Dipimpin Kapolsek sendiri bersama dengan sejumlah anggota mendatangi salah satu Agen Sembako Penjual Beras sedang masing masing anggota Bhabinkamtibmas melakukan monitor dan pengecekan terhadap Toko toko yang menyediakan/menjual bahan Sembako dan serap informasi kemeungkinan ditemukan tempat penimbunan maupun adanya kenaikan harga Sembako.

Pelaksanaan kegiatan Operasi dan Sidak kebeberpa agen maupun Toko penyedia maupun penjual bahan Sembako berjalan tertib, aman dan lancar. Untuk sementara waktu hasil pelaksanaan tidak diketemukan adanya penimbunan maupun kenaikan harga Sembako yang naik secara signifikan.

Kapolsek Pamekasan AKP. DAKY DZUL QORNAIN kepada masyarakat menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya Operasi dan Sidak kebeberapa Agen dan Toko Penyedia maupun penjual bahan Sembako adalah sebagah langkah antisipasi adanya penimbunan dan kenaikan harga Sembako saat masa Lockdown, Lebih lanjut kapolsek Menegaskan Bhawa kegiatan ini tetap akan terus dilanjutkan selama masa lockdown dan dihimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain main melakukan penimbunan maupun melakukan penaikan harga yang signifikan dan tidak sesuai dengan ketentuan harga yang sudah ditentukan oleh Disperindag Kab. Pamekasan….Tegasnya.