Polsek Palengaan – Pada hari Selasa tanggal 7 April 2020 pukul 20.00 WIB bertempat di UPT Pukesmas Palengaan Dusun Beltok Desa Larangan Badung Kec. Palengaan Kab. Palengaan Jl. Raya Larangan Badung telah dilaksanakan rapat/musyawarah oleh warga setempat terkait UPT Pukesmas Palengaan yang rencananya akan dijadikan tempat rujukan Covid 19 oleh Dinas Kesehatan Pamekasan, giat rapat dipimpin oleh Sdr. Ishak (tokoh masyarakat larangan Badung) serta diikuti sekitar 50 orang warga.

Kegiatan sbb :

Pada pukul 20.00 WIB warga berkumpul di lapangan Futsal tepatnya dirumahnya H. Muzammil melaksanakan rapat yang membahas terkait rencana UPT Pukesmas Palengaan di jadikan rujukan Covid 19.

Adapun inti pembahasan dalam kegiatan rapat yaitu Warga Desa Larangan Badung khususnya warga yang berada di sekitaran Dusun Beltok dengan tegas menolak UPT Pukesmas Palengaan yang rencana akan dijadikan rujukan Covid 19 oleh Dinkes Pamekasan.

Dasar masyarakat menolak UPT Pukesmas Palengaan yang rencananya akan dijadikan rujukan atau tempat observasi yaitu:

Sebelumnya belum ada pemberitahuan kepada warga maupun tokoh setempat kalau UPT Pukesmas Palengaan akan dijadikan rujukan Covid 19 baik oleh Dinkes maupun oleh Kepala UPT Puskesmas itu sendiri.

Masyarakat sekitar merasa ketakutan dengan wabah penyakit corona apalagi UPT Puskesmas Palengaan dijadikan rujukan/Observasi itu menambah masyarakat setempat semakin resah atau ketakutan

Status dari UPT Pukesmas Palengaan saat ini belum diresmikan serta belum ditempati/belum operasional sehingga standarnya belum memenuhi syarat.

Masyarakat mendukung UPT Puskesmas Palengaan segera dibuka atau dioperasionalkan untuk orang sakit umum bukan sebagai tempat rujukan/observasi Covid 19.

Pukul 21.00 WIB warga setelah selesai rapat langsung memasang spanduk di pagar UPT Pukesmas Palengaan yang bertuliskan ” Kami Menolak UPT ini di Jadikan Rujukan Covid 19″.

Pukul 21.30 WIB giat selesai dengan tertib dan aman kondusif.