Polsekpegantenan| Polrespamekasan- Para Santriwati di PP. Al Mujtamak desa plakpak kec. Pegantenan kab.pamekasan akhirnya bisa kembali lagi ke pesantren ,guna mengeyam kembali pendidikan yang berbasis Islam usai diliburkan saat Pandemi Covid19 melanda Indonesia.

Sebelum kembalinya memasuki pesantren,para santriwati ini harus melewati beberapa protokol kesehatan yang ada,salah satunya santriwati harus membekali diri dengan surat hasil tes kesehatan dari puskesmas di tempat tinggal masing-masing, untuk mencegah adanya penyebaran wabah covid19 di pesantren.

Meskipun demikian dirinya juga tetap akan menjalani screening pengukuran suhu badan yang dilakukan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dari puskesmas Bulangan haji yang dipimpin oleh Kapus Bulangan Haji ibu nurrahma,Selasa 9/6/2020.

Dalam menjaga harkamtibmas dan kelancaran kegiatan ini Kapolsek pegantenan AKP H. Junaidi SH. Memimpin langsung kegiatan pengamanan ini yang di awali dengan sowan terlebih dahulu kepada pengasuh PP. Al Mujtamak KH. Abdul Qofur Lc.

Kapolsek mengatakan bahwa para santriwati tersebut tiba di pesantren sekira jam 10.00 wib ,oleh karena itulah kita bersama team Covid19 memantau kedatangan mereka,dan memastikan ada tidaknya para santri yang patut dicurigai terpapar virus covid19,namun sampai kegiatan berakhir ,para santri dinyatakan dalam keadaan sehat dan normal ,” katanya.

“Ini merupakan upaya dari team Covid 19 pegantenan dan pesantren untuk memberikan jaminan para santri tidak terpapar virus covid19,namun demikian nantinya kita akan tetap lakukan pengecekan kesehatan secara berkala”.

Masih kapolsek, pihaknya mengatakan ,para santriwati itu sebelum memasuki pesantren identitasnya didata dan diwajibkan mengikuti screening, wajib mencuci tangan dan memakai masker, selain itu akan dilakukan pemantauan perkembangan kondisi kesehatan para santriwati untuk 14 hari kedepan.

Selain itu, mereka diimbau agar tetap menjaga jarak , physical distancing,memakai masker dan membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Satriwati diharapkan untuk tetap tinggal di pesantren jadi jangan pernah meninggalkan pesantren untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,ungkap kapolsek. (hms)