POLRESPAMEKASAN.POLSEKWARU, Tampojung Ghuwe – Menindaklanjuti program Kapolda Jawa Timur, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat salah satunya dengan pembentukan “Kampung Tangguh Semeru” dalam rangka penanggulangan dan penanganan Covid -19 di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Pembentukan Kampung Tangguh kembali dilaksanakan Polsek Waru bersama 3 Pilar di Desa Tampojung Ghuwe Kecamatan Waru, Rabu (10/02/2021). Setelah sebelumnya telah terbentuk 3 Kampung Tangguh Semeru diwilayah Kecamatan Waru, sejak awal adanya Pandemi Covid19.

Sinergitas 3-Pilar Desa Tampojung Ghuwe tampak dalam giat tersebut, dipimpin Kapolsek Waru AKP Akh. Jauhari Anwar, S.H., dengan diprakarsai oleh Kades Tampojung Ghuwe Bapak Umar Nasim Pramono, Bhabinkamtibmas Polsek Waru Aipda Moh.Mukit dan Babinsa Koramil 10/0826 Waru Serda Mansur, serta beberapa perangkat.

Giat pembentukan diawali dengan pemasangan Spanduk dan Banner  yang meliputi antara lain Banner Posko Kampung Tangguh di balai Kantor Desa Tampojung Ghuwe, Banner Ruang Isolasi di Kantor Puskesmas Pembantu dan Banner Lumbung Pangan di Gudang Balai Desa Tampojung Ghuwe.

Bapak Umar Nasim Pramono, selaku Kades menyambut baik pembentukan kampung tangguh di desanya dan mengungkapkan, “Kami siap berperan aktif dan mendukung setiap langkah yang diambil pemerintah Muspika Waru dalam upaya menanggulangi Covid -19 dan secepat mungkin akan kami penuhi segala kekurangan baik sarana maupun kelengkapan fasilitasnya,” ungkapnya disela-sela pemasangan Banner.

Diterangkan langsung oleh Kapolsek Waru AKP Akh. Jauhari Anwar, S.H., bahwa guna menghadapi fase-fase masa Pandemi Covid -19 saat ini, pembentukan Kampung Tangguh dapat menjadi motor penggerak masyarakat untuk berpartisipasi secara solidaritas dalam upaya penanggulangan Covid -19 di desanya.

“Sebelumnya sudah ada 3 (tiga) Kampung Tangguh Semeru di Kecamatan Waru, maka pada fase PPKM mikro ini, juga menindak lanjuti perintah pimpinan, maka kami akan tambah lagi sebanyak 8 KTS lagi, karena memang terbukti dapat menekan penyebaran Covid19, selain itu juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap mentaati PPKM dan protokol kesehatan 5M,” pungkasnya.[ssw].