Polsekpegantenan|Polrespamekasan- Pandemi Covid19 masih belum usai juga membawa dampak yang kurang baik di dunia pendidikan.
Proses belajar mengajar juga ikut terganggu , dan para anak didik terpaksa harus mengikuti pembelajaran jarak jauh / daring.

Tentunya hal ini menjadi pemikiran dari pemerintah agar kondisi segera pulih dan kegiatan belajar bisa segera kembali normal.

Proses belajar saat ini masih dilakukan secara tatap muka terbatas,guna mencegah terjadinya penyebaran covid19 di sekolah

Sebagai pemenuhan hak kesehatan terhadap anak,pemerintah terus berupaya meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh anak agar bisa menghindarkan anak-anak kita dari terpapar virus covid19 varian baru atau yang dikenal omicron.

Seperti yang dilakukan saat ini , anggota polsek pegantenan polres pamekasan Aipda Ali sobir bersama personil Koramil 0826/07 Melaksanakan pendampingan kepada vaksinator dari PKM bulangan haji kec pegantenan kab pamekasan untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi terhadap anak usia 6 – 11 tahun di SDN tlagah 2, Rabu 16/2/2022.

Kapolres pamekasan AKBP Rogib Triyanto Sik melalui Kapolsek pegantenan AKP H Junaidi SH ditempat terpisah ,berharap agar para orang tua/wali murid anak-anak usia 6-11 tahun untuk mendukung anak-anaknya mengikuti vaksinasi COVID-19 yang bertujuan untuk membentuk herd immunity dalam mencegah covid19 varian baru”.

Selain itu vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah sakit berat dan kematian pada anak yang terinfeksi COVID-19, serta mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM), meminimalisir penularan di sekolah atau satuan pendidikan, ungkapnya.

Kanit binmas saat dilapangan mengatakan bahwa dalam mencegah penularan Covid19, sebelum dan sesudah vaksinasi semua anak tetap memakai masker dengan benar, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan sering mencuci tangan dengan sabun .

Anak anak sekolah bisa mengikuti vaksinasi di sekolah sekolah dengan membawa kartu keluarga mencantumkan NIK anak,” ujarnya

Sementara itu Kapuskesmas bulangan haji Herlin herawati SST. M.Mkes saat di konfirmasi menambahkan, selama pandemi Covid-19,banyak keluhan para wali murid dan guru selama proses belajar mengajar secara online menyebabkan terjadinya penurunan capaian hasil belajar pada anak-anak.

Oleh karena itu pemerintah ingin agar segera terjadi pemulihan pembelajaran dengan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka secara langsung,salah satunya dengan mendukung keamanan dan keselamatan anak-anak agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik secara langsung di sekolah dengan vaksinasi .

Vaksinasi sebagai langkah kita untuk menjaga keamanan dan keselamatan anak-anak dalam mengikuti pembelajaran tatap muka .
Jadi mohon hal ini dijadikan pemahaman kita, untuk bersama sama memberikan dukungan kepada semua pihak agar proses vaksinasi ini berjalan dengan baik,” tuturnya. (Pgt)