Polsekpegantenan| Polrespamekasan- Sebagai ujung tombak kepolisian , bhabinkamtibmas harus bisa menjaga harkamtibmas di desa binaan agar tetap aman dan kondusif,setiap ada permasalahan di desa para bhabinkamtibmas harus bisa menjadi problem solver sehingga bisa mencegah adanya konflik sosial di masyarakat, seperti yang dilakukan oleh kanit binmas polsek pegantenan polres pamekasan Aipda Moh. Ali sobir saat menjadi problem solver bagi warga masyarakat desa bulangan barat kec pegantenan kab pamekasan, Jum’at 03/06/2022.

Problem Solving ini sehubungan adanya perceraian kedua belah pihak dan rumitnya penyelesain harta gono gini.
Oleh karena itulah dengan merangkul kepala desa bulangan barat H. Surahman dan semua tokoh , Kanit binmas mengajak pihak yang berselisih untuk duduk bersama dan menyelesaikan permasalah secara musyawarah.

Pada kesempatan itu Kanit binmas menyampaikan bahwa emosi dan rasa egois dapat menyebabkan keduanya sulit mendapatkan solusi, namun dengan kepala dingin semua permasalahan pasti ada solusinya , ungkapnya.

Dalam giat mediasi tersebut akhirnya permasalahan harta gono gini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan keputusan yang adil dengan ditanda tanganinya surat kesepakatan bersama, jelas Ali.

Sementara itu Kapolres pamekasan AKBP Rogib Triyanto Sik melalui Kapolsek pegantenan AKP H Junaidi SH mengatakan tiap personil harus menjadi Problem Solver saat menghadapi konflik sosial di masyarakat, tunjukkan sikap netral dan berdiri di atas semua golongan ketika menangani atau menghadapi permasalahan konflik sosial di masyarakat, jelasnya.

” polisi yang memiliki tugas pokok, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, harus bisa menjadi sosok yang bisa menyelesaikan masalah atau Problem Solver, dalam menghadapi segala permasalahan konflik sosial”.

Bagaimana rekan-rekan polsek khususnya para bhabinkamtibmas harus memposisikan dirinya berada di posisi tengah. Rekan-rekan bisa jadi mediator, menjadi Problem Solver yang bisa diterima kedua belah pihak. Hal itu menjadi sangat penting dalam penyelesaian masalah, ujarnya.

” Karena setiap permasalahan memiliki dinamika tersendiri, maka pola penanganannya pun harus berbeda dan menyesuaikan dengan situasi.
Oleh karena itu seluruh personel juga harus mampu melakukan pemetaan isu di wilayah bertugasnya masing-masing,sehingga bisa mencegah adanya kerawanan yang mungkin akan terjadi ,terang Kapolsek. (pgt)